Selasa, 11 Februari 2014

ISHAK RAHMAN BOUFAKAR : #DUKA RAFIKKU


 Tak lagi ada senyum yang mewarnai hidupmu
Semuanya telah berganti dengan lumpur kesedihan
Jeritan dan tangis adalah isyarat kesedihan
Tinggallah syair – syair derita yang mengkotak – kotakan harapan ….

Lorong – lorong angker penuh bongkahan dan reruntuhan
Menjadi setapak nyanyian pilu yang luas tak terbatas
Menjadi panorama kebengisan alam yang tak terencana
Menyisakan derita, perpisahan, kenangan dan berjuta pengharapan ….

Genggaman tangan terasa hampa
Ratapanmu tak ada lagi yang menghiraukan
Disampingmu tinggallah keluh dan kesal
Hidup sebatang kara bak seekor domba tersesat di belantara ….

Rafikku, tataplah hari esok dengan senyum terindahmu
Singsingkian bercak lumpur yang terendap di kalbumu
Tak ada yang merelakanmu berkelana seorang diri
Uluran tangan silih berganti tanpa kau genggamkan tangan
Rabbi-pun tetap menoleh padamu
Akupun juga selalu mendoakanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar